> Indonesia > Detail Berita
Tiga Alasan Timnas Indonesia Harus Tetap Menang Melawan Malaysia
{by} goal.com


Lupakan slot untuk tampil di Piala Dunia 2022, tapi timnas Indonesia harus tetap berusaha meraih poin sebanyak-banyaknya.

Putaran pertama babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia begitu cepat berlalu. Khususnya untuk timnas Indonesia, yang tergabung di Grup D dan melewati empat pertandingan putaran pertama dengan poin nihil.

Indonesia membuka perjalanan mereka dengan kekalahan 3-2 dari Malaysia, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Kekalahan itu berlanjut ketika pasukan arahan pelatih Simon McMenemy menjamu tim kuat, Thailand.

Kalah menjadi kebiasaan, hingga akhirnya Uni Emirat Arab dan Vietnam juga tak menemui kendala berarti ketika menghadapi Garuda. McMenemy pun lengser, karena Indonesia tak dapat sebiji poin pun dari empat laga.

Sah saja mengucap selamat tinggal Piala Dunia 2022, sejak menerima tiga kali kekalahan beruntun. Meski begitu, tak ada alasan untuk Merah-Putih tetap berjuang dan memulai hal baru dimulai dari saat kontra Malaysia, Selasa (19/11) malam, di Stadion Bukit Jalil.

Mengintip Peluang Ke Piala Asia 2023

Kapan terakhir kali Indonesia tampil di Piala Asia? 12 tahun lalu, yakni tahun 2007, itu pun karena Indonesia menjadi tuan rumah bersama negara Asia Tenggara lainnya, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Terlalu berat mengejar posisi satu dengan nol poin yang dimiliki Indonesia saat ini, sementara Vietnam punya sepuluh poin di peringkat teratas. Namun, poin semaksimal mungkin harus bisa didapat dari empat laga sisa.

Indonesia harus berusaha keras membidik peringkat teratas supaya kans tampil di Piala Asia 2023 terjaga. Bisa melalui empat runner-up terbaik, atau masuk kualifikasi putaran tiga (posisi tiga atau empat).

Yang jelas, juru kunci grup membuat Indonesia harus berjuang melalui play-off untuk bisa ke putaran tiga Kualifikasi Piala Asia 2023.
Mengembalikan Kepercayaan Suporter

Euforia Indonesia tampil di ajang internasional akhirnya hadir lagi tahun ini, setelah sempat dua tahun dibekukan oleh FIFA, yang membuat timnas Indonesia tak bisa mengikuti kualifikasi Piala Dunia dan Asia.

Sayangnya, awal harapan itu langsung kembali gelap ketika Indonesia kalah 3-2 pada laga pertama kualifikasi, menjamu Malaysia. Yang parah lagi, suporter kecewa dan berlaku kurang baik kepada suporter tamu.

Beruntung kejadian tersebut tak membuat suporter Indonesia dilarang mendukung timnas di sisa laga kualifikasi. Dan, suporter Indonesia siap hadir di Bukit Jalil untuk mendukung Garuda membalas kekalahan di GBK. Tak ada kesempatan yang lebih baik dari ini, untuk mengembalikan kepercayaan loyalis Merah-Putih.

Memperbaiki Peringkat FIFA

Hobi Indonesia yang tahun ini sudah cukup aktif secara federasi adalah terjun bebas di peringkat FIFA. Hitung-hitungan untuk ranking FIFA memang rumit, namun sederhananya, kekalahan tak akan memperbaiki posisi Indonesia.

Sempat menempati posisi 160 pada medio 2019, Indonesia malah makin merosot mendekati akhir tahun. Tak lain karena penampilan timnas senior mengecewakan, sementara negara Asia Tenggara lain lebih baik.

Berada di peringkat 167 pada September lalu, Indonesia yang hanya jadi lumbung gol sepanjang kualifikasi Piala Dunia akhirnya berada di peringkat 171 dunia, pada rilis FIFA, Oktober lalu.

Singapura (159), Malaysia (158), Myanmar (147), Filipina (126), Thailand (109), dan Vietnam (97) adalah sesama negara Asia Tenggara lain yang melambaikan tangan kepada Indonesia dari peringkat yang lebih atas.

Bukan Ruud Gullit, Rahmad Darmawan Sebut 3 Pelatih yang Layak Menangani Timnas Indonesia

Bursa calon pelatih Timnas Indonesia memanas. Kandidat kini bertambah menjadi tiga nama. Setelah Shin Tae-yong dan Luis Milla Aspas, muncul nama legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit.Pelatih kawakan Indonesia, Rahmad Darmawan, ikut berkomentar terkait peliknya PSSI dalam mencari pengganti Simon McMenemy di kursi pelatih Timnas Indonesia.Rahmad mengatakan, keringnya prestasi Timnas Indonesia buka...

Rahmad Darmawan
Ruud Gullit
Timnas Indonesia
{by} bola.com
Komentar Manajer Timnas Indonesia perihal Kabar Ruud Gullit Menyaingi Shin Tae-yong dan Luis Milla

Jakarta - Kandidat pelatih Timnas Indonesia bertambah. Setelah Shin Tae-yong dan Luis Milla Aspas, nama Ruud Gullit muncul ke permukaan. Setelah memecat Simon McMenemy dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal November 2019, PSSI sangat hati-hati dalam menentukan pengganti. Tae Yong dan Milla diminta untuk melakukan presentasi kepelatihan. Namun, saat fit and proper test kepada keduanya tu...

Timnas Indonesia
{by} www.bola.com
PSSI Buka Peluang Ruud Gullit Latih Timnas Indonesia

Iriawan mengatakan pihaknya sudah melakukan kontak dengan legenda timnas Belanda tersebut.PSSI membidik kandidat pelatih baru timnas Indonesia. Kali ini induk sepakbola nasional tersebut telah membuka pembicaraan ke legenda timnas Belanda Ruud Gullit.Hal ini disampaikan langsung ketua umum PSSI Mochamad Iriawan. Menurutnya, sejak pekan lalu pihaknya sudah menghubungi eks pemain AC Milan untuk memi...

PSSI
Ruud Gullit
Timnas Indonesia
{by} goal.com/id
Jelang Lawan Vietnam, Waketum PSSI: Takdir Kita Bawa Pulang Emas

Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Cucu Somantri mengapresiasi semangat dan kerja keras para pemain Timnas Indonesia U-23 selama gelaran SEA Games 2019. Ia berharap anak asuh Indra Sjafri bisa menampilkan permainan terbaik, terutama jelang lawan Vietnam di final yang berlangsung malam nanti di Stadion Rizal Memoriam.Cucu menilai, para pemain harus bekerja keras untuk menorehkan sejarahnya sendiri da...

Vietnam
Timnas Indonesia U-23
SEA Games 2019
{by} indosport.com
Harapan Gian Zola untuk Timnas Indonesia U-23 Jelang Final SEA Games 2019

Gelandang klub Liga 1 Persib Bandung, Gian Zola berharap Timnas Indonesia U-23 bisa meraih kemenangan saat menghadapi Timnas Vietnam pada partai final sepak bola SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, malam ini Selasa (10/12/2019). Menurut Zola, Indonesia dan Vietnam memiliki peluang yang sama untuk meraih medali emas pada cabang olahraga sepak bola. Meski begitu, pemain jebolan Dikla...

SEA Games 2019
Indonesia U-23
Persib Bandung
{by} indosport.com
Mari melihat lagi rekam jejak timnas Indonesia U-23 ketika tampil di pertandingan final SEA Games. Bagaimana hasilnya?

Mari melihat lagi rekam jejak timnas Indonesia U-23 ketika tampil di pertandingan final SEA Games. Bagaimana hasilnya?Pasalnya cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019 telah mencapai babak final. Dua negara telah memastikan diri untuk dapat merengkuh gelar juara.Pertandingan tersebut mempertemukan Indonesia U-23 vs Vietnam U-23 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/19), pukul...

Indonesia U-23
Vietnam U-23
SEA Games 2019
{by} indosport.com
Pemain Persib Bandung Relaksasi Jelang Hadapi Borneo FC

Robert Alberts menjelaskan, pemain terlalu lelah untuk latihan yang lebih berat.Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts tidak ingin pemain mengalami kelelahan saat menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Rabu (11/12) sore WIB, dengan membawa anak asuhnya relaksasi di Samarinda.Robert Alberts menyebutkan, pemain mengalami kelelahan selepas laga melawan PSS Sleman. Sebab, mereka harus menempuh pe...

Persib Bandung
Borneo FC
Liga 1
{by} goal.com/id
DKI Jakarta Gagal Lolos Ke PON 2020

DKI Jakarta Gagal Lolos Ke PON 2020Sementara Maluku Utara berhasil merebut tiket ke PON 2020 setelah memenangkan undian koin.Kesebelasan DKI Jakarta gagal lolos ke putaran final PON 2020 di Papua setelah dalam pertandingan terakhir bermain imbang 1-1 melawan Banten di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, kemarin sore.Hasil itu membuat DKI Jakarta menempati peringkat dua Grup A dengan nilai dua, se...

PON 2020
DKI Jakarta
Bola Indonesia
{by} goal.com/id
Jalani Debut Manis Bersama Persebaya, Begini Komentar Koko Ari

Pemain muda Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya pada laga Liga 1 2019 lawan Bhayangkara FC, Minggu (8/12/19) di Stadion GBT berhasil menjalani debutnya dengan baik.Koko-sapaannya masuk menggantikan Novan Setya Sasongko di menit ke-80 an. Keputusan pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memberikan kesempatan bermain kepada mantan pemain Persebaya U-20 pun dinilai tepat.Lantas bagaimana perasaan Kok...

Koko Ari
Persebaya Surabaya
Liga 1
{by} indosport.com
Ditawari Gabung Persiraja, Miftahul Hamdi Segera Temui Bos Bali United

Miftahul Hamdi mendapat tawaran dari Persiraja Banda Aceh untuk bermain pada kompetisi Liga 1 2020. Tawaran ini sedianya akan dibahas bersama Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri.Sejatinya, Hamdi masih terikat kontrak dengan Bali United hingga 31 Desember 2020. Hanya saja, berat baginya jika harus bertahan semusim lagi mengingat minimnya kesempatan bermain yang jelas tak bagus u...

Miftahul Hamdi
Persiraja Banda Aceh
Bali United
{by} indosport.com
Dalian Aerbin(féminines)
06/03/2019 04:00 VS Pas commencé
Dalian Aerbin(féminines)
Classement
D E
Matchs joués
73.5% Victoires 26.5%
Pts: 82 Rang: 1 Pts: 82 Rang: 1
Domicile
73.5% Victoires 26.5%
Pts: 82 Rang: 1 Pts: 82 Rang: 1
Extérieur
73.5% Victoires 26.5%
Pts: 82 Rang: 1 Pts: 82 Rang: 1
Últimos 6
73.5% Victoires 26.5%
Pts: 82 Rang: 1 Pts: 82 Rang: 1
Derniers 8 paris (AH)
D E
G P G P G P G P
Victoires: 62.50%
G P G P G P G P
Victoires: 62.50%
Plus
Rang
Équipe
Pts
Rang
Équipe
Pts
Rang
Équipe
Pts
Rang
Équipe
Pts
Rang
Équipe
Pts
Rang
Équipe
Pts